Film Fifty Shades of Grey Dilarang tayang Di Bioskop Indonesia

Karena unsur seksual terlalu besar Film Fifty Shades of Grey Dilarang tayang Di Bioskop Indonesia, Film yang diperankan oleh Jamie Dornan dan Dakota Johnson dilarang tayang oleh UIP (United International Pictures) Indonesia.

0
1869
Film Fifty Shades of Grey Dilarang tayang Di Bioskop Indonesia

Salah satu film yang diadaptasi dari salah satu novel erotis, E.L James ‘Fifty Shades of Grey‘ kabarnya dipastikan tak akan tayang di bioskop Indonesia. Film yang diperankan oleh Jamie Dornan dan Dakota Johnson dilarang tayang oleh UIP (United International Pictures) Indonesia, petisi resmi telah dikeluarkan melalui akun Twitter UIP. Kenapa dilarang? itu disebabkan karena film tersebut mengandung terlalu banyak unsur erotis sehingga tidak lulus sensor.

Film Fifty Shades of Grey Dilarang tayang Di Bioskop Indonesia

UIP memakai 4 unsur dasar sensor yang digunakan sebuah film berdasar PP. No. 7/1994, yatu penilaian dari sisi ideologi, keagamaan, politik dan ketertiban umum.

Obat Pembesar Penis
obat pembesar penis

Sejumlah kriteria penilaian Lembaga Sensor Film (LSF) diterapkan sebagai aspek sensor adegan film Fifty Shades of Grey adalah dari sisi suara atau yang memberikan kesan persenggamaan, baik manusia atau hewan, secara terbuka atau terselubung. Mereka juga menambahkan segala adegan yang berbau seks harus dihapus.

Hal tersebut diumumkan United International Pictures Indonesia (UIP) selaku distributor film ini. Mereka mengatakan bahwa Film Fifty Shades of Grey tidak akan ditayangkan di Indonesia karena tidak sesuai dengan kriteria penyensoran.

Film Fifty Shades of Grey Dilarang tayang Di Bioskop Indonesia

Kuatnya unsur seksual dalam dialog dan visual membuat film ‘Fifty Shades of Grey’ mendapatkan rating NC-17 pada minggu lalu oleh MPAA (Motion Picture Association of America). Namun karena alasan tertentu, rating tersebut diubah menjadi ‘R’.

Rating R itu langsung mendapat protes keras dari kelompok anti-pornografi Morality In Media. Mereka mengutuk bahwa rating itu tidak sesuai dengan konten yang ada dalam filmnya.

Film ini disebut melanggar UU No. 33/2009, tentang ‘sensor film’ yang diartikan sebagai kegiatan penelitian, penilaian, dan penentuan kelayakan film dan iklan film untuk dipertunjukkan kepada khalayak umum. Dan menurut situs Lembaga Sensor Film (LSF), dalam melakukan penyensoran, setiap anggota LSF telah mempelajari empat elemen dasar yang telah ditetapkan oleh PP. No. 7/1994.

Menurut Dawn Hawkins, selaku Excecutive Director Morality In Media mengatakan bahwa film ini punya tema seksual yang kuat. Ada tema BDSM (masokisme) di film tersebut dan tidak cukup jika hanya dengan ‘R’.

Dawn Hawkins :

“Film itu sudah menyesatkan. Mereka kemudian merilis video trailer terbaru dengan menampilkan adegan cinta. Itu hanyalah sebuah dongeng yang membuat mereka berpikir ‘Fifty Shades of Grey’ sebuah kisah cinta ”

Film Fifty Shades of Grey Dilarang tayang Di Bioskop Indonesia

Fifty Shades of Grey

Fifty Shades of Grey adalah sebuah novel erotis tahun 2011 karangan penulis Inggris, E. L. James.

Content Protection by DMCA.com
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here