Kontroversi Busana Seksi Agnez Mo Bertuliskan Arab ‘Al Muttahidah’

Kontroversi Busana Seksi Agnez Mo Bertuliskan Arab ‘Al Muttahidah’

2536

Baju transparan seksi Agnes Monica berwarna hitam yang menampilkan tulisan Arab: Al Muttahidah, dianggap melecehkan agama Islam.

Busana Seksi Agnez Mo - Agnes Monica

Agnes Monica alias Agnez Mo menyuguhkan penampilan mengejutkan dalam acara ulang tahun Indosiar yang ke 21. Dirinya datang dengan kostum yang akhirnya membuat banyak orang bertanya-tanya.

Agnes yang dikenal sebagai salah satu penyanyi yang kerap memakai busana seksi dan cenderung kontroversial. Belum lama ini, pelantun lagu ‘Coke Bottle’ itu kembali menjadi sorotan publik lantaran mengenakan busana dengan tulisan Arab ‘Al Muttahidah’.

Busana Seksi Agnez Mo Bertuliskan Arab 'Al Muttahidah'

Obat Pembesar Penis
obat pembesar penis

Di Konser Raya 21 Tahun Indosiar, Agnez Mo tampil memukau dengan ciri khasnya bernyanyi bersama dancer. Dari mulai lagu Coke Bottle, Muda (Le O Le O), Matahariku dan Boy Magnet, Agnez terlihat atraktif di atas panggung.

Busana Seksi Agnez Mo Bertuliskan Arab 'Al Muttahidah' (2)

Pada penampilan tersebut, awalnya Agnez Mo mengenakan jaket berwarna putih dengan gambar mata satu. Para dancer Agnez Mo pun mengiringi dengan pakaian serba hitam dengan gambar huruf A menggambarkan sebuah piramida.

Tak lama berselang, Agnez Mo membuka jaket putihnya dan hanya menyisakan pakaian serba hitam dan juga tembus pandang. Di ujung pakaian yang dipakai Agnes Monica ada tulisan arab yang membuat banyak orang bertanya.

Busana Seksi Agnez Mo Bertuliskan Arab 'Al Muttahidah' (3)

Busana berwarna hitam dengan beberapa bagian yang tembus pandang itu dipakai Agnes Monica saat tampil di acara itu menuai protes. Kendati aksi panggungnya menuai antusias, busana Agnez justru memantik kontroversi yang bergaung melalui suara-suara netizen di media sosial.

Melalui jejaring sosial Twitter, sejumlah netizen menilai busana yang dikenakan Agnez melecehkan agama Islam.

Busana Seksi Agnez Mo Bertuliskan Arab 'Al Muttahidah' (4)

“Huruf Arab yang nempel dibaju kak @agnezMo itu kurang pantes aja keliatannya kak! #SaveIslam,” tulis salah seorang netizen.

Karena kontroversi mulai mencuat, salah satu fanbase Agnez Mo pun berupaya mencari tahu arti dari tulisan Arab tersebut dengan bertanya kepada produsen busana Agnez, KTZ.

Pertanyaan fanbase Agnez Mo, seperti ini, “Kepada KTZ, apa arti dari tulisan di busana yang Anda buat tersebut? Sebab, hal ini sudah mulai menjadi kontroversi di Indonesia sejak Agnez Mo mengenakan produk Anda di dalam satu konser besar. Tolong dijawab pertanyaan ini. Terima kasih.”

Pihak KTZ pun menjawab pertanyaan tersebut, “Itu artinya United (bersatu dalam bahasa Inggris).”

Klarifikasi dari KTZ itu turut di-retweet oleh akun resmi milik Agnez Mo @agnezmo, pada Senin (11/1/2016). Setelah klarifikasi, sejumlah netizen mulai memaklumi dan menganggap masalah tersebut selesai.

“Nahhh udah clear biar yang ribet dan yang heboh gak jelas bisa paham positive thinking,” ujar salah seorang pengguna .

Kendati begitu, ada pula netizen yang mempertanyakan kenapa harus menggunakan tulisan Arab dan ditaruh di busana yang transparan.

“knpa harus pke tulisan arab c,” cuit salah seorang pengguna .

“Kalau tulisan arab no problem tapi busana transparan mksdnya apa dgn tulisan arab,” tulis pengguna lain menanggapi klarifikasi tersebut.

Beberapa netizen mengecap bahwa hal tersebut melecehkan Agama Islam.

Awak media pun akhirnya menghubungi Ketua Komisi Dakwah MUI Pusat, Cholil Nafis, untuk menanggapi kasus ini. Ia pun memberikan pendapatnya setelah mencermati tulisan Arab di baju Agnez Mo.

“Sebenarnya saya gak sempat nonton acaranya (HUT Indosiar). Katanya rok Agnes ada tulisan Arab. Kalau soal itu tidak masalah karena bahasa Arab tidak berarti bahasa Al-Quran,” jelas Cholil saat dihubungi awak media, Selasa malam (12/1).

Secara gamblang, Cholil menjelaskan tulisan arab yang membuat heboh masyarakat tersebut tidak mengandung unsur pelecehan sama sekali. Apalagi ini tak ada hubungannya dengan huruf arab Al-Quran.

“Yang tidak boleh itu huruf arab Al-Quran, bacaan Al-Quran. Kalau tulisan arab kan kaya tulisan biasa. Lalu poin kedua, kan tidak ada unsur pelecehannya. Itu lumrah saja kalau gak ada unsur tersebut. Kecuali kalau di dalamnya ada bacaan Al-Quran saya baru tidak setuju. Kata yang temen yang lihat hanya al mu’talifun itu kan persatuan artinya,” jelasnya.

Agen Distributor Toko Jual Hammer Of Thor COD Di Semarang
loading...

NO COMMENTS

Leave a Reply