Kisah Haru Yamato Tanooka Bocah Jepang Ditinggal di Hutan

Yamato Tanooka, ditinggalkan orangtuanya di hutan karena kenakalannya sebagai hukuman, Ia hanya minum air selama nyaris seminggu di hutan.

0
238
Kisah Haru Yamato Tanooka Bocah Jepang Ditinggal di Hutan

Yamato Tanooka, Bocah Jepang yang ditemukan selamat setelah hilang hampir sepekan di hutan, ditinggalkan orangtuanya di hutan wilayah kota Nanae, Pulau Hokkaido pada Sabtu (28/5) sore.

Hal tsb sebagai hukuman karena Yamato melempari mobil dan orang yang lewat dengan batu. Selang 6 hari kemudian atau pada Jumat (3/6) pagi, Yamato ditemukan oleh personel militer Jepang atau SDF di pangkalan militer kota Shikabe. Jarak kota Nanae dengan Shikabe mencapai sekitar 5-6 kilometer.

Sedangkan kepada polisi setempat, bocah itu mengaku dirinya berjalan kaki seorang diri hingga menemukan fasilitas militer yang kebetulan tidak dikunci. Jarak bangunan militer yang jarang digunakan itu, dengan lokasi hilangnya bocah ini mencapai sekitar 5,5 kilometer.

Kisah Haru Yamato Tanooka Bocah Jepang Ditinggal di Hutan (2)
Foto: Yamato Tanooka (AFP)
Obat Pembesar Penis
obat pembesar penis

“Saya sudah berada di dalam fasilitas SDF (militer Jepang) sejak Sabtu (28/5) malam,” tutur Yamato seperti dikutip kepolisian setempat, yang dilansir media lokal The Japan Times, Jumat (3/6/2016).

Tidak jelas apakah bocah ini sama sekali tidak makan sesuatu selama hilang di hutan. Namun ketika tentara yang menemukannya memberinya makanan, Yamato makan dengan sangat lahap.

“Saya hanya minum air selama nyaris seminggu,” ucap Yamato kepada dokter yang memeriksanya, seperti disampaikan rumah sakit Hakodate dan dilansir media lokal lainnya, The Asahi Shimbun.

Namun bocah itu telah memaafkan ayahnya. Sang ayah telah menghukum anak laki-laki berumur 7 tahun itu dengan meninggalkannya di hutan sendirian.

Yamato Tanooka

Ayah Yamato tak bisa mengungkapkan kebahagiaannya karena buah hatinya selamat.

“Pertama-tama, ini sangat hebat karena dia selamat,” ujar sang ayah sembari menangis, seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (3/6/2016). “Saya tak bisa berkata-kata,” imbuhnya di sela isak tangisnya.

Ayah bocah tersebut mengaku telah meminta maaf kepada Yamato karena telah menghukumnya, dengan meninggalkannya sendirian di hutan.

“Saya minta maaf kepada Yamato,” ujar pria tersebut dalam wawancara via telepon yang ditayangkan stasiun TV Asahi. Menurutnya, Yamato merespons permintaan maafnya dengan menganggukkan kepalanya.

Publik Jepang terkesan akan ketahanan bocah Yamato, yang selamat setelah enam hari berada di hutan di Pulau Hokkaido. Dia berhasil ditemukan di sebuah bangunan milik militer pada Jumat, 3 Juni pukul 07.50 waktu setempat. Yamato ditemukan dalam keadaan selamat dan juga dengan kondisi kesehatan yang baik.

“Saya berkata padanya, ‘Ayah telah membuatmu mengalami waktu yang begitu sulit. Maafkan ayah,” ujar Takayuki Tanooka, ayah Yamato kepada media TBS dalam rekaman yang ditayangkan hari ini, seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (6/6/2016).

“Dan kemudian, putra saya berkata, ‘Kamu ayah yang baik. Saya memaafkan ayah,” imbuh pria berumur 44 tahun itu dengan suara bergetar menahan tangis.

Yamato langsung dilarikan ke rumah sakit setelah dirinya ditemukan secara tak sengaja oleh seorang tentara. Bocah laki-laki itu akan dibolehkan pulang dari rumah sakit besok, Selasa (7/6).

Yamato dilaporkan hilang sejak Sabtu (28/5) lalu, setelah orangtuanya meninggalkan bocah itu di hutan sebagai hukuman atas kenakalannya. Bocah itu hilang di kawasan hutan yang dihuni beruang-beruang liar di Pegunungan Komagatake, Pulau Hokkaido. Saat kejadian, bocah itu bersama kakak perempuannya serta ayah dan ibunya mendatangi sebuah taman di dekat hutan tersebut.

Namun ayah dan ibu Yamato marah ketika Yamato melemparkan batu-batu ke mobil-mobil dan orang-orang di taman tersebut. Saat dalam perjalanan pulang ke rumah, orangtua Yamato menurunkan bocah itu dari mobil dan meninggalkannya sendirian di hutan. Mereka sempat mengemudikan mobil sejauh 500 meter, sebelum kemudian kembali untuk menjemput Yamato, namun bocah itu sudah tak ada.

Content Protection by DMCA.com
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here