Hotel Di Dubai Terbakar Saat Merayakan Malam Tahun Baru

Hotel Di Dubai Terbakar Saat Merayakan Malam Tahun Baru

32

Berikut video rekaman kebakaran Highrise Address hotel di pusat kota Dubai saat merayakan malam pergantian tahun.

Hotel Di Dubai Terbakar Saat Merayakan Malam Tahun Baru

Sebuah kebakaran besar terjadi Kamis malam di Highrise Address hotel di pusat kota Dubai, yang menurut pemerintah kota adalah lokasi terpadat Uni Emirat Arab.

Api cepat menyebar memenuhi hotel di Dubai, sesaat ketika negara tersebut merayakan malam pergantian tahun.

dekat Burj Khalifa, pencakar langit tertinggi di dunia di 828 meter (905 yard). Puing-puing terbakar seperti hujan turun dari bangunan seperti firetrucks berlari ke tempat kejadian. Tidak segera jelas apakah ada orang yang terluka dalam kobaran api.

Obat Pembesar Penis
obat pembesar penis

The Address hotel describes itself as “the premier five-star hotel” in Dubai. It stands near the Burj Khalifa, the world’s tallest skyscraper.

Dubai berencana untuk membuat oertunjukan dengan tiga menampilkan kembang api yang terpisah. Acara ini akan dimulai pada Burj Khalifa, yang penyelenggara mengatakan dilengkapi dengan 400.000 lampu LED. Mereka mengatakan 1,6 ton kembang api akan digunakan di layar.

Hingga saat ini masih belum diketahui penyebab kebakaran di Hotel Address Dubai yang berlokasi disebelah gedung pencakar langit Burj Khalifa. Dilaporkan kebakaran tersebut setidaknya menyebar hingga 20 lantai.

Dikabarkan banyak puing-puing akibat kebakaran jatuh dari gedung hotel tersebut, ketika tim pemadam kebakaran tiba di lokasi untuk berusaha menjinakan api, sebagaimana dilansir dari CBS News, Jumat (1/1/2016).

Setidaknya terdengar satu suara ledakan ketika kebakaran yang terjadi, dan hingga berita ini dilansir tidak diketahui apakah ada korban luka ataupun tewas akibat insiden pada malam tahun baru ini.

Berikut video rekaman kebakaran tersebut :

Agen Distributor Toko Jual Hammer Of Thor COD Di Semarang
loading...
SOURCE cnn.com

SIMILAR ARTICLES

NO COMMENTS

Leave a Reply