Inilah Rincian Harta Kekayaan Setya Novanto dari Laporan LHKPN

Inilah Rincian Harta Kekayaan Setya Novanto dari Laporan LHKPN

20

Kekayaan Setya Novanto berdasar LHKPN KPK bernomor NHK 2782, tercatat tak punya piutang, total harta tertanggal 13 April 2015 Rp114,7 miliar dan US$49.150.

Rincian Harta Kekayaan Setya Novanto dari Laporan LHKPN (2)

Setya Novanto legislator dari daerah pemilihan Nusa Tenggara Timur Dua itu saat ini juga menjabat sebagai Ketua Fraksi Partai Golkar, dan beliau sudah menjadi anggota DPR sebanyak 4 periode.

Sebelum kasus Freeport ini, nama Setya Novanto memang sering disebut-sebut dalam sejumlah kasus korupsi. Bahkan politisi yang akrab disapa Setnov itu sudah keluar masuk Komisi Pemberantasan Korupsi dan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi untuk diperiksa sebagai saksi.

Dalam laporan LHKPN Setya pada 14 Mei 2010 yang dikutip dari laman acch.kpk.go.id, Sabtu (4/10/2014), tercatat kekayaan yang dimiliki Setya mencapai Rp 73,3 miliar. Jumlah itu merupakan perolehan kekayaannya dalam kurun 2001-2009. ‎

Obat Pembesar Penis
obat pembesar penis

Rincian Harta Kekayaan Setya Novanto dari Laporan LHKPN

Dalam kurun 2001-2009, jumlah kekayaan Setya mengalami peningkatan sekitar Rp 38 miliar, yakni dari Rp 34,9 miliar menjadi Rp 73,3 miliar.‎ Kekayaan Setya itu terdiri atas harta tak bergerak dan harta bergerak.

Untuk harta tak bergerak, Setya memiliki 19 tanah dan bangunan yang jumlah nilainya mencapai Rp 49 miliar pada Desember 2009. Harta berupa tanah dan bangunan itu, yakni 10 di kawasan Jakarta Selatan, 3 di Jakarta Barat, 4 di Bogor, dan 2 di Bekasi.

‎Sementara harta bergerak yang dimiliki Setya, berupa alat transportasi senilai Rp 3,02 miliar. Harta itu terdiri atas 1 mobil BMW 735LI, 1 mobil Toyota Kijang, 1 mobil Toyota Camry, 1 mobil Daihatsu Feroz, 1 mobil Jeep Commander, 1 mobil Merceds Benz C280, 1 mobil VW Caravelle, dan ‎2 motor Suzuki, dan 3 motor Honda.

Setya juga tercatat memiliki harta bergerak lainnya. Yakni logam mulia senilai Rp 340,97 juta, batu mulia senilai Rp 591,4 juta, dan benda bergerak lain senilai Rp 412 juta. Total harta bergerak lain yang dimiliki Setya berjumlah Rp 1,34 miliar.

Di samping itu, Setya juga memiliki kekayaan dari surat berharga berjumlah Rp 6,51 miliar, ditambah dengan giro dan setara kas lainnya senilai Rp 13,83 miliar dan US$ 17.781.

Bendahara Umum Partai Golkar Setya Novanto terpilih sebagai Ketua DPR periode 2014-2019. Sejumlah kalangan mengkritik pemilihan ini lantaran Setya kerap dikaitkan dengan sejumlah perkara korupsi yang tengah ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Umum Partai Golkar Agung Laksono angkat bicara. Menurut Agung, mengenai permasalahan hukum yang kerap dikaitkan dengan Setya Novanto, Agung menyebut status rekannya itu hanya terperiksa dan belum tentu bersalah.

“Sampai sekarang terperiksa sebagai saksi tentu, belum secara kategori terkait dengan kasus seperti yang diduga,” ujar Agung Laksono di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Jumat 3 Oktober kemarin.

Kendati, lanjut Agung, Partai Golkar akan tetap menjamin dan menghormati segala keputusan maupun proses hukum yang terkait dengan kadernya, seperti telah diperlihatkan Partai Golkar selama ini.

Seberapa besar kekayaan yang dimiliki Setnov? Berikut rinciannya:

1. Untuk harta bergerak, Setnov tercatat memiliki 16 bidang tanah dan rumah dengan nilai Rp81,7 miliar. Tanah dan rumah ini berada di wilayah Jakarta, Bekasi, dan Bogor.

2. Untuk harta bergerak, Setnov memiliki 6 kendaraan berupa motor dan mobil. Nilainya mencapai Rp2,3 miliar.

3. Untuk harta Setnov berupa logam mulia, perhiasan dan lainnya, tercatat memiliki nilai sekitar Rp932,5 juta.

4. Setnov juga memiliki simpanan berupa investasi senilai Rp8,4 miliar.

5. Mantan Bendahara Umum Partai Golkar itu juga memiliki harta senilai Rp21,2 miliar berupa surat-surat berharga.

Dalam LHKPN KPK bernomor NHK 2782 itu, Setnov tercatat tak memiliki piutang. Dan total harta tertanggal 13 April 2015 itu mencapai Rp114,7 miliar dan US$49.150.

 

Agen Distributor Toko Jual Hammer Of Thor COD Di Semarang
loading...

NO COMMENTS

Leave a Reply