Lembaga Survei Pro Prabowo Akui Salah Quick Count

Kami berbesar hati mengakui terjadi ketidaktepatan dalam proses quick count kami, kata Peneliti utama LSN, Ikhsan saat dihubungi Tempo, Kamis, 31 Juli 2014.

0
453
Tim Sukses Prabowo-Hatta
Tim Sukses Prabowo-Hatta

INFOKAMI.COM, Lembaga Survei Nasional (LSN), Ikhsan Rosidi, mengakui lembaganya salah soal hasil hitung cepat yang memenangkan pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa.

Menurut dia, lembaganya sejak awal sepakat apa pun hasil penghitungan Komisi Pemilihan Umum (KPU) bersifat final. KPU pada 22 Juli 2014 menyatakan pasangan Jokowi-JK memenangi pemilu presiden. Berdasarkan rekapitulasi suara nasional, Jokowi-JK memperoleh 53,15 persen suara nasional. Sedangkan Prabowo-Hatta meraih 46,85 persen suara.

Hasil hitung LSN menyatakan Prabowo-Hatta mendulang 50,56 persen suara nasional. Lembaga yang dipimpin Umar S. Bakry itu menyatakan perolehan suara Jokowi-JK sebesar 49,94 persen.

LSN, kata Ikhsan, tak akan mengajukan protes ke KPU dan menerima kesalahan lembaganya. Tapi, Ikhsan belum bisa memastikan letak kesalahan quick count LSN.

 Salah Menangkan Prabowo, LSN Gelar Audit Internal  
 Prabowo Subianto bersama tim koalisi Merah Putih melakukan sujud syukur 
Prabowo Subianto bersama tim koalisi Merah Putih melakukan sujud syukur

Calon Presiden nomor urut satu Prabowo Subianto bersama tim koalisi Merah Putih melakukan sujud syukur dalam jumpa pers terkait hasil hitung cepat perolehan suara sementara Pilpres 2014 di rumah Kertanegara, Jakarta Selatan, Rabu 9 Juli 2014. TEMPO/Dhemas Reviyanto

TEMPO.CO, Jakarta: Peneliti utama Lembaga Survei Nasional (LSN), Ikhsan Rosidi, mengakui lembaga surveinya salah dalam hitung cepat yang memenangkan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa. Menurut Ikhsan, LSN akan mengadakan audit internal untuk mengetahui letak kesalahan hitung cepat.

“Dengan perbedaan hasil penghitungan cepat, kami bertanggung jawab dengan melakukan audit internal. Hasilnya akan kami publikasikan,” kata Ikhsan ketika dihubungi Tempo, Kamis, 31 Juli 2014.

Berdasarkan rekapitulasi suara nasional yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum pada 22 Juli lalu, pasangan Jokowi-JK memperoleh 53,15 persen suara nasional. Sedangkan Prabowo-Hatta meraih 46,85 persen suara.

Hasil hitung LSN pada 9 Juli 2014 atau beberapa saat setelah pemungutan suara menyatakan Prabowo-Hatta mendulang 50,56 persen suara nasional. Lembaga yang dipimpin Umar S. Bakry itu menyatakan perolehan suara Jokowi-JK 49,94 persen.

LSN, kata Ikhsan Rosidi, belum bisa menentukan letak kesalahan dalam proses quick count. Tapi, LSN dalam audit internal akan mendalami proses penentuan proporsi sampel, dan juga petugas-petugas di lapangan yang mengirim data ke pusat.

“Ketidaktepatan atau kesalahan itu terjadi semata-mata karena error dalam pengertian riset, bukan sengaja kami lakukan,” ujarnya.

Content Protection by DMCA.com
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here