Pesta Bikini Splash After Class Pelajar SMU Jakarta

Heboh Acara Splash After Class ini adalah pesta dengan mengusung konsep kolam renang. Busana yang digunakan pun bukan bikini, melainkan busana santai musim panas.

2
486
Pesta Bikini Splash After Class Pelajar SMU Jakarta

Divine Production selaku penyelenggara pesta bikini, yang rencananya akan digelar usai Ujian Nasional atau UN tingkat SMU, mengaku mengalami kerugian puluhan juta rupiah. Karena acara dengan tema Splash After Class tersebut batal diselenggarakan.

Pesta di The Media Hotel and Tower ini menetapkan pakaian acara berupa bikini dan pakaian musim panas. Divine mewajibkan peserta yang hadir harus membawa KTP asli karena mensyaratkan batas minimal umur pria 19 tahun dan wanita 18 tahun.

No drugs, no weapon, and no fight,” tulis Divine di laman akun Facebook, Divine Production.

Dalam laman tersebut, poster acara terakhir yang di-posting adalah Crown Girl yang menjadi perayaan ulang tahun kedua Divine Production pada 12 Februari 2015 di Dream Lounge, Jakarta. “We’ll come back in one of the elegant and full of luxury club,” tulis dia.

Pesta Bikini Splash After Class Pelajar SMU Jakarta (foto:@Divine_prod)

Project Manager Divine Production Kara Putri mengatakan, pihaknya merugi lantaran sudah mengeluarkan biaya untuk uang muka hotel, uang muka bintang tamu, dan promosi acara.

“Kalau dihitung sih kerugian kami puluhan juta. Ya itu tadi, kami sudah booking hotel, guest star, dan promosi,” ujar Kara Putri Jakarta, Kamis (23/4/2015) malam.

Kara menjelaskan, acara yang rencananya akan berlangsung di The Media Hotel, Jakarta Pusat pada 25 April tersebut, sebenarnya hanya untuk memberikan hiburan bagi remaja di atas 17 tahun. Bukan untuk pelajar yang baru selesai mengikuti UN.

“Tujuan kami kan hanya menyelenggarakan hiburan. Dan ini bukan pesta bikini seperti yang ramai dibicarakan di sosial media,” jelas dia.

Bukan Bikini

Menurut Kara, acara Splash After Class ini adalah pesta dengan mengusung konsep kolam renang. Busana yang digunakan pun bukan bikini, melainkan busana santai musim panas.

“Karena acaranya di kolam renang. Dress code yang digunakan ya summer dress, bukan bikini,” kata dia.

Sedangkan terkait iklan yang beredar luas di media sosial, Kara berdalih, hal tersebut merupakan kesalahan tim promosi yang ditunjuk pihaknya. “Sampai saat ini tim promosi tidak bisa kami hubungi, kami juga kaget, temanya kok jadi pesta bikini?”

Kara juga mengklaim, pihak-pihak SMU yang tercantum di iklan tersebut sama sekali tidak ada hubungannya dengan acara yang akan dimulai pukul 22.00 WIB itu.

“Dengan ini kami meminta maaf atas ketidaknyamanan sekolah SMA di Jakarta, atas rencana penyelenggaraan event Splash After Class. Dan per hari ini rencana event tersebut kami batalkan,” pungkas perempuan 20 tahun yang masih tercatat sebagai mahasiswa di kampus terkemuka di Jakarta Barat ini.

Pesta Bikini Splash After Class Pelajar SMU Jakarta
Undangan pesta bikini itu bertajuk ‘Splash After Class’. Dalam undangan terbuka itu, pesta dilaksanakan di The Media Hotel and Tower, Jalan Gunung Sahari, Jakarta Pusat pada Sabtu 25 April 2015 pukul 22.00 WIB. Di sudut flyer hitam itu, tertulis ‘Bikini Summer Dress’.

Beberapa nama sekolah juga dicantumkan, seperti SMA 8 Bekasi, SMA 12 Jakarta, SMA 14, SMA 38, SMK 50, SMA 24, SMA Musik BSD, SMA 31, SMA 109, SMA 53, SMA Muhammadiyah Rawamangun, SMA 44, SMA Alkamal, SMA 29, dan SMK 26.

The Media Hotel & Tower yang menjadi lokasi acara memastikan telah membatalkan pesta bikini itu. Pembatalan dilakukan karena pesta itu diduga kuat akan diikuti oleh anak-anak di bawah umur.

“Kami resmi membatalkan event pool party Splash After Class karena disinyalir akan diikuti oleh anak-anak di bawah umur,” ujar Manager F&B Event & Sponsorship Ibnu M Iqbal dalam pernyataan tertulisnya.

Content Protection by DMCA.com
loading...

2 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here