Mardiatos Menjelaskan Tidak Benar Dia dan Tamu Perempuannya Dalam Keadaan Telanjang Dada

H. Mardiantos Tanjung, warga di Jalan Gatot Subroto, Simpang Pertanian, Bandar Senembah, Binjai Barat, membantah dimana dia menjelaskan dan menceritakan kejadian yang sebenarnya.

1
198
Mardiatos Tanjung Bantah Pemberitaan Yang Beredar di Media Online

Terkait dengan pemberitaan di beberapa Media online 12 april 2016 lalu dimana ada seorang Ustad digerebek dikamar mandi, telah mendapat klarifikasi dari H. Mardiantos Tanjung, warga di Jalan Gatot Subroto, Simpang Pertanian, Bandar Senembah, Binjai Barat, membantah dimana dia menjelaskan dan menceritakan kejadian yang sebenarnya.Polisi membawa perempuan yang digerebek bersama Mardiatoz Tanjung

Menurut Mardiatos, Saat itu dia diserang oleh oknum Arjuni Reza dan kawan-kawannya dengan membawa awak media. Sedangkan mereka bukanlah warga sekitar tempat tinggal saya. Arjuni Reza sendiri merupakan warga kelurahan Cengkeh Turi Kecamatan Binjai Utara. Saat mereka menyusup ke rumah saya, saya sedang berada di ruang tamu sedangkan tamu wanita saya sedang permisi ke kamar mandi. Kami dalam keadaan berpakaian lengkap dan itu disaksikan langsung oleh kepling Lingkungan I kelurahan Sukaramai.
Berita yang beredar saat ini mengatakan bahwa Mardiatos merupakan Ketua Ranting Partai Keadilan Sejahtera (PKS) padahal sejak 28 Februari 2016 dia sudah tidak menjabat lagi sebagai Ketua Ranting PKS lagi.

Mardiatos Juga menjelaskan bahwa tidak benar dia dan tamu perempuannya dalam keadaan telanjang dada, tapi saat itu dirinya masih berpakaian lengkap dan saat itu disaksikan oelh kepala lingkungan I sukaramai yang datang sebagai saksi saat kejadian tersebut.

Obat Pembesar Penis
obat pembesar penis

Berita yang menyebutkan bahwa Mardiatos ditarik keluar dan mengarahkan pisau kepada warga juga tidak dibenarkan. Yang sesungguhnya terjadi adalah kedatangan Arjuni Reza disambut dengan baik dan membiarkan mereka menggeledah rumahnya.

Saat selesai menggeledah rumahnya itulah mereka mulai bertindak anarkis, mencaci maki serta ingin menyerang Mardiatos dan tamu wanitanya. Untuk itu dia membela diri dan menggertak mereka dengan memukulkan pisau ke tempat pencucian piring, bukan mengarahkan pisau kepada mereka.
Juga tidak benar bahwa ditulis Dia membawa perempuan diduga selingkuhan, isterinya tidak berada di rumah, tadi malam ribut (bertengkar) orang ini, isterinya pergi ke rumah orang tuanya. Juga yang menyebutkan Perempuan tersebut adalah teman yang bertamu ke rumah saya. Sedangkan isteri saya sejak hari kamis, 7 April 2016 (empat hari sebelumnya) telah keluar rumah tanpa seizin dan sepengetahuan saya, tidak memberitahukan keberadaannya, dan memberitahukan bahwa keluarganya telah mengurus surat permohonan cerai ke pengadilan agama.

Setelah Kejadian tersebut Mardiatos Tanjung diperiksa di Mapolsek Binjai Barat sebagai terlapor, dan istrinya Arfina Muharny senagai pelapor. Serta saksi – saksi (termasuk Kepling Lingkungan I Sukaramai ibu Sri Asnaini). Pemeriksaan dilakukan senin 11 april 2016, pukul 16.30 Wib oleh Kanit Reskrim Polsek Binjai Ipda Junaidi.

Dari hasil pemeriksaan tersebut diketahui bahwa Mardiatos tidak melakukan tindakan yang mengarah pada perbuatan asusila seperti pelecehan, pencabulan dan perzinaan.

Maka sesuai permintaan, atas penerbitan ini kami telah memuat Bantahan Berita yang dilakukan oleh H Mardiatos Tanjung yang dikirim via email pimpinan redaksi terhadap pemberitaan yang beberpa waktu lalu ditayangkan di media ini.

Content Protection by DMCA.com
loading...

1 COMMENT

  1. BANTAHAN BERITA

    Kepada

    Pimpinan Redaksi infokami.com

    Di-Tempat

    Dengan hormat,

    Saya yang bertanda tangan di bawah ini:

    Nama : H. Mardiatos Tanjung

    Umur : 33 Tahun

    Agama : Islam

    Pekerjaan : Wiraswasta

    Alamat : Jl. Gatot Subroto No. 130 Kel. Sukaramai. Kec. Binjai Barat.

    Terkait dengan pemberitaan di Media online infokami.com pada terbitan 15 April 2016 dengan judul “ Politisi PKS Bercinta Dengan Selingkuhannya Di Kamar Mandi” bahwa dari isi pemberitaan yang dibuat oleh wartawan Saudara itu jelas-jelas menyatakan yang isinya sangat tendesius serta tidak mengandung kebenaran. Isi pemberitaan bersifat fitnah dan berunsurkan tekanan serta berindikasi pencemaran nama baik Saya dan mengangkangi UU Pers No. 40 Tahun 1999. Di antara isi berita tersebut disebutkan bahwa:

    · Dituliskan pada judul dan isinya bahwa Saya digerebek warga bersama perempuan selingkuhan

    · Ini berita yang tendesius dan tidak mengandung kebenaran. Saat itu kami diserang oleh oknum Arjuni Reza dan kawan-kawannya dengan membawa awak media. Sedangkan mereka bukanlah warga sekitar tempat tinggal saya. Arjuni Reza sendiri merupakan warga kelurahan Cengkeh Turi Kecamatan Binjai Utara. Saat mereka menyusup ke rumah saya, saya sedang berada di ruang tamu sedangkan tamu wanita saya sedang permisi ke kamar mandi. Kami dalam keadaan berpakaian lengkap dan itu disaksikan langsung oleh kepling Lingkungan I kelurahan Sukaramai.

    · Dituliskan bahwa saya merupakan Ketua Ranting Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Ini berita yang tidak benar, sebab sejak tanggal 28 Februari 2016 saya sudah tidak menjabat sebagai ketua ranting PKS lagi.

    · Dituliskan juga bahwa saat Mardiatoz membawa perempuan diduga selingkuhan, isterinya tidak berada di rumah, tadi malam ribut (bertengkar) orang ini, isterinya pergi ke rumah orang tuanya.

    · Ini juga berita yang tidak benar. Perempuan tersebut adalah teman yang bertamu ke rumah saya. Sedangkan isteri saya sejak hari kamis, 7 April 2016 (empat hari sebelumnya) telah keluar rumah tanpa seizin dan sepengetahuan saya, tidak memberitahukan keberadaannya, dan memberitahukan bahwa keluarganya telah mengurus surat permohonan cerai ke pengadilan agama.

    · Pihak kepolisian di Mapolsek Binjai Barat telah melakukan pemeriksaan terhadap saya Mardiatos Tanjung (Terlapor), isteri saya Arfina Muharny (Pelapor), serta saksi-saksi (termasuk Kepling Lingkungan I Sukaramai Ibu Sri Asnaini) pada hari senin, 11 April 2016 Pukul. 16.30 Wib. Pemeriksaan ini ditangani langsung oleh Kanit Reskim Polsek Binjai Barat Bapak Ipda Junaidi. Hasilnya, tidak ada tindakan saya yang mengarah kepada perbuatan asusila seperti pelecehan, pencabulan, dan perzinahan.

    · Dan dalam penulisan Wartawan saudara merupakan opini berkelebihan dan sepihak tanpa melakukan konfirmasi lebih jauh kepada Saya, sehingga pemberitaan tersebut membuat Saya dirugikan. Berita ini tidak mengandung kebenaran, sangat menyudutkan dan tendensius serta mencoreng nama baik saya.

    Untuk menjunjung tinggi harkat dan martabat Profesi Jurnalis sesuai dengan UU Pers No. 40 Tahun 1999, Saya selaku objek korban pemberitaan itu yang telah merusak citra nama baik Saya bersama instansi Partai, maka dengan ini Saya sangat keberatan dan akan menempuh ke jalur Hukum, dan kiranya Bapak Pimpinan Redaksi Media Online infokami.com dapat untuk menerbitkan BANTAHAN ini pada halaman yang sama, dan menghapus pemberitaan tersebut dari media online sesuai dengan UU Pers, serta menindak tegas Wartawan saudara yang membuat pemberitaan yang isinya mengandung Fitnah dan Tendensius yang tidak mengandung kebenaran dan bahkan tanpa terlebih dahulu melakukan cek dan ricek serta konfirmasi secara benar kepada Saya yang telah dirugikan. Sebelum dan sesudahnya, Saya ucapkan terima kasih.

    Binjai, 16 April 2016

    Hormat Saya

    H. MARDIATOS TANJUNG

    Tembusan:

    -PWI Kota Binjai

    – PWI Sumut

    – Kapolres Kota Binjai

    – Dewan Pers di Jakarta

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here