Pramugari Layani Seks di Toilet Maskapai Arab Raup Rp 14 M

Pramugari Layani Seks di Toilet Maskapai Arab Raup Rp 14 M

18280

Pasang tarif US$ 2.000 yang setara Rp 30 juta setiap kali melayani hubungan seks di pesawat, dan pramugari tsb mengaku telah berhubungan seks dengan banyak penumpang selama penerbangan.

Melayani seks penumpang di dalam toilet pesawat, pramugari di sebuah maskapai Arab Saudi bisa mengantongi uang sampingan hingga US$ 1 juta atau setara Rp 14,5 miliar selama dua tahun.

Skandal seks di pesawat oleh pramugari asal Thailand itu dimuat dalam Daily Mail, edisi Rabu (30/9) lalu.

Pramugari Layani Seks di Toilet Maskapai Arab Raup Rp 14 M (2)

Obat Pembesar Penis
obat pembesar penis

Disebutkan bahwa sang pramugari itu “mengaku telah berhubungan seks dengan banyak penumpang selama penerbangan dan ia lebih memilih penerbangan jarak jauh antara negara Teluk dan Amerika Serikat”.

Meski tak disebutkan nama maskapai yang dimaksud, namun pramugari itu dikabarkan sudah dipecat dan dideportasi.

Pramugari Layani Seks di Toilet Maskapai Arab Raup Rp 14 M (4)

Informasi yang sama juga diulas oleh media internasional lainnya, Rai al Yawm. Disebutkan jika pramugari itu bekerja di maskapai Gulf Air dan berhasil mengumpulkan US$ 1 juta dengan memasang tarif US$ 2.000 atau setara Rp 30 juta setiap kali melayani hubungan seks di pesawat.

Itu artinya, dalam dua tahun rata-rata pramugari itu sudah melayani 500 penumpang. Waduh!

Pramugari Layani Seks di Toilet Maskapai Arab Raup Rp 14 M (3)NB: Foto hanya ilustrasi.

Topik Populer:

  • pramugari hot
  • foto ngentot di pesawat
  • bokep pramugari arab
  • bugil pramugari
  • pramugari arab bugil
  • ngentot pramugari
  • pramugari ngentot
  • Pramugari arab ngentot
  • foto arab ngentot
  • foto bokep pramugari di pesawat
  • foto pramugari ngentot
  • vidio bugil pamugari kapal
  • bokep pramugari barat
  • bokep pramugari ngentot di pesawat
  • foto bugil pramugari arab
Agen Distributor Toko Jual Hammer Of Thor COD Di Semarang
loading...

NO COMMENTS

Leave a Reply