Rekaman CCTV Jessica Saat Menunggu Mirna Datang Yang Jadi Bukti Kuat

Rekaman CCTV saat Jessica menunggu Mirna datang, Ia memesan kopi untuk Mirna dan kopi dipindahkan ke tempatnya, kemudian ditutupi paper bag.

0
280
Rekaman CCTV Jessica Saat Menunggu Mirna Datang Yang Jadi Bukti Kuat

Rekaman CCTV yang ada, bagaimana kopi dipindahkan ke tempatnya, kemudian ditutupi paper bag,” papar Edi Hasibuan soal kekuatan alat bukti bagi polisi. Kejadian saat 45 menit sebelum Mirna datang, memesan kopi buat korban, dan bagaiamana juga wajah Jessica harus memandang ke sana ke mari sepertinya ada hal, kalau analisa sepertinya ada yang mengawasi di lokasi kejadian.

“Polisi juga tidak terlalu mengejar pengakuan. Tapi melihat dari bukti-bukti yang ada bagaimana 45 menit berada di dalam TKP. Bagaimana juga dia pada saat memesan kopi buat korban. Kemudian Bagaiamana juga wajahnya harus memandang ke sana ke mari sepertinya ada hal, kalau analisa sepertinya ada yang mengawasi di lokasi kejadian. Kemudian setelah korban datang, 2 menit kemudian dia kejang-kejang dan akhirnya meninggal,” paparnya.

“Saya lihat dari penyidik polisi berkesimpulan mereka sangat yakin betul Jessica sebagai tersangka,” imbuh Edi.

Obat Pembesar Penis
obat pembesar penis

Yudi, pengacara Jessica menantang polisi untuk membuka atau memutar rekaman CCTV ke publik yang menunjukkan Jessica lah yang menaruh sianida ke gelas Mirna.

“Kalau berani dibuka saja (CCTV) ke umum. Dibuka di umum kalau berani,” ujarnya.

Penyidik Polda Metro Jaya menyebut memiliki sejumlah barang bukti dalam menetapkan Jessica Kumala Wongso sebagai tersangka kasus kematian Wayan Mirna Salihin. Pihak Jessica tetap membantah tuduhan itu dan meminta polisi membuka bukti yang dimiliki, terutama CCTV.

“Itu kan reka-rekaan. Bukti-buktinya rekaan semua. Saya ingin tahu siapa orang yang melihat, mendengar, dan mengalami Jessica menaruh racun. Itu saja yang perlu diungkap,” kata pengacara Jessica, Yudi Wibowo usai mendampingi Jessica di Mapolda metro Jaya, Jakarta, Sabtu (30/1/2016) malam.

“Satu alat bukti pun itu perlu kita kaji hubungannya apa dengan Jessica?” sambungnya.

Yudi menuturkan, Jessica bukanlah pelaku yang menabur racun ke kopi Mirna hingga menyebabkan Mirna tewas. Bahkan,

“Hukum pidana yang dibuktikan itu perbuatan seseorang. Apakah dia perbuatan itu gerakan otot, apakah dia itu menaruh racun di kopi itu. Ada nggak?” tambahnya.

Dalam pemeriksaan terhadap Jessica malam tadi, lanjut Yudi, CCTV tersebut tidak diperlihatkan oleh polisi.

“Nggak, nggak diperlihatkan (CCTV-nya). Nggak tahu (alasannya). Kalau berani buka di umum, di TV,” tandasnya.

Penyidik Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya menahan Jessica Kumala Wongso atas kasus tewasnya Mirna. Penahanan dilakukan selama 20 hari ke depan dan dapat diperpanjang. Alasan penahanan itu terkait kawatir tersangka melarikan diri atau menghilangkan barang bukti.

Jessica Menunduk Tanpa Senyum Saat Digelandang ke Ruang Tahanan

Jessica dibawa keluar dari gedung untuk digelandang ke ruang tahanan. Ruang itu bernama Direkotrat Perawatan Tahanan dan Barang Bukti Polda Metro Jaya.

Lokasi ruang tahanan hanya sekitar 8 meter dari ruang pemeriksaan. Jessica saat ke luar, tampak masih mengenakan pakaian yang sama saat dia dibawa tadi pagi, yaitu kaos warna hitam dengan celana jeans biru donker.

Ada sekitar 20 orang anggota Dirkrimum Polda Metro yang mengawal Jessica, mereka mengenakan baju ‘Turn Back Crime’. Saat mengawal itu, polisi sempat berdesakan dengan wartawan yang sibuk mengambil gambar dan suasana penahanan.

Sambil dikawal polisi, Jessica lebih banyak menunduk. Tak tampak senyum dari wajahnya. Padahal selama ini sahabat Mirna itu kerap mengumbar senyum kepada wartawan. Begitu juga saat Jessica melakukan wawancara live di beberapa stasiun televisi.

“Malam ini terhadap saudari J (Jessica) tersangka kasus tewasnya saudari Mirna yang saya tandatangani selaku Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya akan dilakukan penahanan mulai malam ini pukul 23.00 WIB,” ucap Krishna dalam jumpa persnya.

IFK-detikcom*

Content Protection by DMCA.com
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here