Tips Mencicil Rumah Untuk Pasangan Baru

semakin rendah nilai pokok utang, semakin ringan nilai angsuran cicilan utangnya. Jika berniat untuk melakukan tenor pinjaman selama 10 tahun atau melunasi sebelum 10 tahun, maka jangan mengambil tenor pinjaman lebih dari 15 tahun karena pasti bayar bunganya lebih besar.

0
388
tips mencicil rumah
tips mencicil rumah

INFOKAMI.COM – Buat kamu yang sudah menikah, tentunya memiliki rumah sendiri adalah kenikmatan sendiri. Untuk yang memiliki cukup banyak tabungan, hal ini tidak masalah, tapi bagaimana jika tidak? Jawabannya adalah dengan cara KPR. Berikut ini ada tips bagimana mencicil rumah :

1. Pastikan sudah terbebas dari hutang konsumtif dan cicilannya tidak melebihi 30% dari pencari nafkah utama

Kenapa begitu? Karena apabila si istri tidak bekerja lagi maka keluarga tersebut tetap pada porsi cicilan hutang produktif sebesar 30% dan tidak akan membengkak. Loh kenapa harus di angka 30%?
Angka rasio cicilan hutang memang dapat di angka 35% tapi ingat untuk KPR yang dengan perhitungan suku bunga floating, maka jika terjadi kenaikan suku bunga selisih margin 5% dapat digunakan sebagai penyesuaian apabila terjadi kenaikan suku bunga kredit.
Contoh misalnya seseorang dengan penghasilan 10 juta per bulan dan memiliki cicilan utang sebesar 3 juta per bulan, ketika terjadi kenaikan suku bunga maka cicilannya jadi 3,6 juta per bulan. Selisih 600 ribu per bulan masih tidak terlalu berat karena sudah dapat diantisipasi sebelum kenaikannya.

2. Pilihan suku bunga floating
Umurnya suka bunga di tahun pertama cukup rendah namun suku bunga di tahun berikutnya akan mengikuti suku bunga kredit. Cocok nih untuk pasangan muda yang biasanya dalam waktu dekat penghasilannya naik secara signifikan atau melebihi kenaikan suku bunga, maka kenaikan angsuran cicilan utangnya tidak membebani dan sudah diantisipasi sebelumnya.

3. Fasilitas cicilan uang muka
Sekarang ini uang muka bisa loh dicicil selama 10 bulan, jadi selain kamu dapat mempunyai kesempatan untuk mengangsur uang muka lebih leluasa dalam waktu tertentu, maka kemungkinan memperkecil pokok utang pun jadi lebih besar.
Contoh real case nya : Keluarga A dengan penghasilan 6 juta per bulan berencana untuk beli rumah dengan harga jual 200 juta, pihak developer memberi keleluasaan untuk mencicil uang muka 30% atau 60 juta dalam waktu 10 bulan, sisanya melalui KPR. Jadi nilai pokok utang yang di KPR kan sebesar 140 juta (jika suku bunga kredit 13% tenor 15 tahun, nilai angsuran cicilan utang sebesar 1,7 juta per bulan). Jika keluarga A dapat membayar DP dalam waktu 10 bulan sebesar 100 juta dan sisanya melalui KPR (maka dengan suku bunga yang sama nilai angsuran bulannya adalah sebesar 1,265 juta per bulan untuk tenor 15 tahun atau nilai angsuran 1,5 juta untuk tenor 10 tahun)

Note : semakin rendah nilai pokok utang, semakin ringan nilai angsuran cicilan utangnya. Jika berniat untuk melakukan tenor pinjaman selama 10 tahun atau melunasi sebelum 10 tahun, maka jangan mengambil tenor pinjaman lebih dari 15 tahun karena pasti bayar bunganya lebih besar.

Jika kamu punya tabungan, dan berniat membeli rumah, beli secara mencicil agar sebagian tabunganmu bisa digunakan untuk berinvestasi entah itu di saham, emas, obligasi, dll. Jika rumah yang kamu tempati nilai jualnya tinggi, sekitar 5-10 tahun lagi bisa kamu jual atau sewakan. Masih muda sudah berinvestasi itu enak loh. Bisa mendapatkan kebebasan finansial dan menikmati Kebebasan Hidup selagi muda kenapa gak?

Content Protection by DMCA.com
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here