Video Hajar Siswi Perempuan Sekolah Dasar Bukittinggi

Aksi kekerasan dilakukan saat pelajaran agama. siswa laki-laki yang lain sibuk menyoraki temannya untuk melanjutkan penyiksaan itu. Beberapa di antaranya bahkan dengan bangganya mengacungkan jari tengah ke arah kamera.

0
829
Video Hajar Siswi Perempuan Sekolah Dasar Bukittinggi
Video Hajar Siswi Perempuan Sekolah Dasar Bukittinggi

Video kekerasan yang dilakukan pelajar Sekolah Dasar di daerah Bukittinggi, Sumatera Barat menghebohkan dunia maya. Salah seorang warga setempat mengonfirmasi kebenaran video kekerasan yang dilakukan di dalam kelas tersebut.

“Maaf min ini terjadi di sekolah adik saya di SDS Trisula Perwari Bukittinggi, Sumatera Barat. Kami berencana ingin mencari informasi lebih lanjut ke guru-guru dan anak-anak murid tersebut. Sekali lagi saya tegaskan, gurunya sendiri tidak mengajar akhlak yang baik. Cuma mengajar seperti biasa saja,” tulis akun bernama Fahri Akbar Tanjung di Facebook, Minggu (12/10).

Aksi kekerasan tersebut dilakukan siswa sekolah dasar laki-laki yang menyerang temannya, siswi perempuan yang diduga masih satu kelas. Dalam video berdurasi 1 menit 53 detik itu, terlihat beberapa siswa berseragam merah putih tengah dalam kegiatan belajar mengajar.

Obat Pembesar Penis
obat pembesar penis

bocah-sd-hajar-teman-di-kelas

Malangnya, siswi perempuan yang menjadi korban penganiayaan itu tidak berdaya, ia dipojokkan, sementara seorang siswa melayangkan pukulan dan tendangan bertubi-tubi. Siswi itu terlihat meringis kesakitan dan menangis di sudut ruangan. Tak ada satu pun dari temannya yang menolongnya.

Sementara itu, siswa laki-laki yang lain sibuk menyoraki temannya untuk melanjutkan penyiksaan itu. Beberapa di antaranya bahkan dengan bangganya mengacungkan jari tengah ke arah kamera.

Aksi kekerasan dilakukan saat pelajaran agama.

Walikota Bukit Tinggi, Ismet Amzis angkat bicara terkait video kekerasan bocah pelajar SD yang terjadi di wilayahnya. Menurut Ismet, berdasarkan hasil investigasi, pengeroyokan itu terjadi saat pelajaran agama berlangsung. “Saat itu gurunya sedang meninggalkan ruangan,” kata Ismet.

Ismet menyebut telah memanggil pemilik Yayasan Perwari dan Kepala SD Trisula Perwari. Menurut Ismet, pihak sekolah telah memanggil orang tua pelaku dan korban. Mereka telah membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatan tersebut.

Namun, Ismet melanjutkan, pihaknya tidak akan berhenti sampai di situ. Sebab akan dilakukan investigasi terhadap yayasan, dan kepala sekolah serta guru bersangkutan akan disidang di Majelis Pertimbangan Pegawai. “Setelah itu kasus ini akan kita naikkan ke Sekretaris Daerah,” ujarnya.

Content Protection by DMCA.com
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here