Walikota Surabaya Tri Rismaharini Masuk Nominasi Wali Kota Terbaik Dunia

Nama Risma ada dalam calon 26 Walikota terbaik di dunia 2014 acara ini diadakan setiap dua tahun sekali. "Hal ini begitu bangga Surabaya umum karena kota ini menjadi semakin dikenal di tingkat global. Misi utama dan harapan, "katanya seperti dikutip Humas Pemerintah Kota Surabaya.

0
483
Walikota Surabaya Tri Rismaharini Masuk Nominasi Wali Kota Terbaik Dunia

Walikota Surabaya, Tri Rismaharini dinominasikan untuk versi Walikota terbaik dunia dalam World Mayor Prize. Nama Risma ada dalam calon 26 Walikota terbaik di dunia 2014 acara ini diadakan setiap dua tahun sekali.

Dalam fasa akhir, Risma menjadi satu-satunya wakil Indonesia di Kontes diadakan City Mayor, non-komersial Foundation, didirikan pada tahun 2003 dengan tujuan untuk mendukung, mendorong dan memfasilitasi pemerintah lokal di seluruh dunia dalam implementasi sistem tata kelola yang baik.

Walikota Surabaya Tri Rismaharini
Walikota Surabaya Tri Rismaharini

Kepala kerjasama pemerintah di dalam kota Surabaya, Ifron Hady Susanto dikonfirmasi nominasi. Beberapa waktu lalu, Ifron menerima elektronik mail dari The City Walikota Foundation (PHM). “Surat adalah memberitahujan yang Walikota Surabaya Terpilih sebagai salah satu dunia atas calon Walikota,” ujarnya di Tempo, Kamis, Agustus 21, 2014.

Ada 121 nama calon Walikota terbaik dari negara yang berbeda dalam penilaian CMF. Angka kemudian dimasukkan ke dalam 26 Walikota terbaik. Ifron menambahkan, Walikota Dewan akan memutuskan pemenang dan runner up berdasarkan jumlah pemungutan suara oleh mail elektronij adalah kesaksian yang diterima, serta kuat yang mendukung. Hal ini didasarkan pada keyakinan bahwa kualitas isi kesaksian persuasif sama pentingnya dengan pemungutan suara nomor yang dikirim.

Dengan demikian, Walikota-the walikota kota kecil dapat bersaing cukup dengan Walikota metropolis karena penilaian tidak hanya kuantitatif, tetapi juga kualitatif. “Proses pemungutan suara akan ditutup pada Oktober tahun 2014,” imbuh alumni dari Monash University, Melbourne, Australia yang.

Selain itu, kandidat juga harus menyetujui suatu kode etik yang telah dirancang. Kode etik yang terkandung dalam Pasal 11. Beberapa dari mereka berbicara tentang anti-diskriminasi, hukum kepastian, anti nepotisme, keterbukaan untuk kritik dan masukan, serta kemitraan antara kota iman baik nasional maupun internasional.

Kepala The Surabaya kota pemerintah Humas Fikser Muhammad mengatakan sudah tidak menyiapkan strategi khusus untuk memenangkan Risma. Ia mengaku tidak meminta bahwa mengatasi Risma ini sangat berlebihan. “Merupakan fokus penting dalam melayani masyarakat dan masih memberikan yang terbaik untuk warga Surabaya,” katanya.

Hanya, dimasukkannya nama Penerima sebagai kandidat Risma WMP menunjukkan bahwa, pada kenyataannya, sudah di Surabaya sejajar dengan kota-kota lain di negara maju. Kota pahlawan kini telah menyita perhatian dunia dari berbagai inovasi dan kisah sukses.

Tidak jarang, Surabaya ini juga sering tempat untuk forum berskala internasional. Sebagai contoh, utama ASEAN Forum (AMF), Citynet Forum dan pertemuan dari Senior resmi Rapat (SOM) kerjasama ekonomi Asia Pasifik (APEC). “Hal ini begitu bangga Surabaya umum karena kota ini menjadi semakin dikenal di tingkat global. Misi utama dan harapan, “katanya seperti dikutip Humas Pemerintah Kota Surabaya.

Content Protection by DMCA.com
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here