Wanita Ini Menjadi Model meski Kakinya Diamputasi

Wanita Ini Menjadi Model meski Kakinya Diamputasi

62

Taylor Crisp asal Leichester, mampu menjadi model meski tidak memiliki kaki akibat diamputasi, Ia mengatakan, "Modelling benar-benar mendorong saya keluar dari karakter saya yang dulu, dan setelah pemotretan pertama saya memutuskan melanjutkan karirnya sebagai model."

Taylor Crisp, Wanita Ini Menjadi Model meski Kakinya Diamputasi

Wanita berusia 19 tahun ini mampu dan pantas menjadi model meski tidak memiliki kaki akibat diamputasi.

Seorang model adalah wanita atau pria yang memiliki tubuh sempurna dan rupawan, namun tidak dengan Taylor Crisp asal Leichester ini.

Taylor Crisp, Wanita Ini Menjadi Model meski Kakinya Diamputasi

Obat Pembesar Penis
obat pembesar penis

Seperti dikutip infokami dari dailymail Dia terlahir dengan femur fibula sindrom ulna, dindrom tersebut mengakibatkan penderita memiliki tulang paha lebih pendek daripada kaki kanannya, selain itu ia juga memiliki tempuring lutut. Bahkan ia juga kehilangan pergelangan kaki dan jarinya.

Karena terinfeksi MRSA, kakinya harus diamputasi sejak ia berusia 15 tahun. Namun impian menjadi seorang model Taylot tidak terhalang oleh ketidaksempurnaan yang ia terima.

Ia pun kembali pergi ke sekolah dan berjuang beradaptasi dengan kaki palsunya. Ia mengtakan, “Saat diejek, saya selalu cemas, dan ejekan membuat saya merasa sengsara.”

Taylor Crisp, Wanita Ini Menjadi Model meski Kakinya Diamputasi
Ketika ia bergabung dengan sebuah agensi model, ia Taylor akhirnya bangkit dari intimidasi dan perasaan benci terhadap dirinya sendiri.

Pada usia 17 tahun ia bergabung dengan sebuah agensi model alternatif yang telah menghasilkan model berbakat tanpa peduli bentuk tubuh atau ras, yakni agensi bernama Suicide Girls. Pada tahun 2014 lalu Taylor berhasil melaluii pemotretan pertamanya.

Ia mengatakan, “Modelling benar-benar mendorong saya keluar dari karakter saya yang dulu, dan setelah pemotretan pertama saya memutuskan melanjutkan karirnya sebagai model.”

Taylor Crisp, Wanita Ini Menjadi Model meski Kakinya Diamputasi
‘I just want to inspire people who feel different,’ says Taylor, who shows off her tattoos modelling underwear

Ia juga mengaku ingin menginspirasi orang-orang yang mengalami kondisi serupa dengan dirinya. “Sekarang, saya hanya ingin menginspirasi orang-orang yang merasa berbeda. Saya ingin membiarkan mereka tahu bahwa mereka tidak sendirian, dan mereka tidak perlu menjadi sempurna untuk mencapai hal-hal besar,” ungkapnya.

Namun ia juga pernah mengalami pengalaman buruk saat sang fotografer mencoba untuk mengembalikan kakinya dengan aplikasi pengedit foto.

Taylor Crisp, Wanita Ini Menjadi Model meski Kakinya Diamputasi
Taylor, pictured as a child with her shorter right leg. She was also born with no kneecap or ankle bone and a missing toe and had to have her leg amputated at aged 15 after an MRSA infection

 

Ia mengatakan, “Ini membuat saya kecewa, tentu saja, tapi saya selalu melakukan apa yang membuat saya bahagia – sangat mudah untuk melupakan pelecehan, ketika saya membaca semua komentar positif.”

Ia pun kini mendapat julukan “Real Life Pirate” atau bajak laut nyata dengan kaki palsu yang dihiasi simbol tengkorak layaknya bajak laut.

Taylor Crisp, Wanita Ini Menjadi Model meski Kakinya Diamputasi
Taylor’s life changed when at 17 she discovered the Suicide Girls, an alternative modelling group with models of all shapes and sizes

 

Taylor Crisp, Wanita Ini Menjadi Model meski Kakinya Diamputasi
Today, Taylor models lingerie and wedding dresses, as well as alternative clothing. She models under the name ‘Real Life Pirate’, with a prosthetic leg decorated with skulls and crossbones

 

loading...

NO COMMENTS

Leave a Reply